Terima Kasih, Tuhan. Telah Mengirimkannya Padaku
Sebuah cerita pendek yang disadur dari kisah nyata.
Innara · 4 November 2026
Pagi selalu menjadi musuh terbesar buatku. Ketika kelopak mata ini terbuka dan mendapati diri masih bernapas di hari yang baru, ada rasa kecewa yang muncul ke permukaan.
Lihatlah kamar ini! Ruangan ini masih sama seperti hari-hari sebelumnya. Ruang sempit yang dipenuhi dengan kehampaan, kegelapan, kekosongan, yang semakin hari semakin membuatku merasa tercekik.
Jangankan untuk memulai aktivitas, sekadar membalikkan badan atau mengangkat kepala dari bantal saja rasanya seperti memikul beban yang teramat berat. Seluruh energiku telah terkuras habis bahkan sebelum hari benar-benar dimulai.
