Address
Lubuk Linggau - Sumatera Selatan
Email
inagrafis.my.id@gmail.com
Phone
0822-7307-9834
LET'S CONNECT
Terima Kasih, Tuhan. Telah Mengirimkannya Padaku
Home » Jurnal Pribadi  »  Terima Kasih, Tuhan. Telah Mengirimkannya Padaku
Pagi selalu menjadi musuh terbesar buatku. Ketika kelopak mata ini terbuka dan mendapati diri masih bernapas di hari yang baru, ada rasa kecewa yang muncul ke permukaan.
Terima Kasih, Tuhan. Telah Mengirimkannya Padaku

Terima Kasih, Tuhan. Telah Mengirimkannya Padaku

Sebuah cerita pendek yang disadur dari kisah nyata.

Innara · 4 November 2026

Pagi selalu menjadi musuh terbesar buatku. Ketika kelopak mata ini terbuka dan mendapati diri masih bernapas di hari yang baru, ada rasa kecewa yang muncul ke permukaan.

Lihatlah kamar ini! Ruangan ini masih sama seperti hari-hari sebelumnya. Ruang sempit yang dipenuhi dengan kehampaan, kegelapan, kekosongan, yang semakin hari semakin membuatku merasa tercekik.

Jangankan untuk memulai aktivitas, sekadar membalikkan badan atau mengangkat kepala dari bantal saja rasanya seperti memikul beban yang teramat berat. Seluruh energiku telah terkuras habis bahkan sebelum hari benar-benar dimulai.